Dapat Nomor Urut 5, Jarot-Mokhlis: Ini Nomor Keramat

Dapat Nomor Urut 5, Jarot-Mokhlis: Ini Nomor Keramat

Sumbawa Besar, SR – Pengundian nomor urut pasangan pemilhan Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tahun 2020 telah selesai dilakukan tadi pagi, juga dirangkaian dengan deklarasi damai dan pendatanganan pakta integritas protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19 Ir. H. Syafruddin Jarot, M.P dengan Ir. H. Mokhlis, M.Si (Jarot-Mokhlis) mendapat nomor urut ke-lima (5), di Hotel Sernu Raya, Kamis (24/09).

Bagi pasangan (Jarot-Mokhlis) berjargon ”Sumbawa Maju” ini, angka 5 adalah nomor urut keramat, disamping itu merupakan simbol pancasila juga simbol sholat lima waktu.

Tidak hanya itu, nomor urut lima juga akan lebih mudah diingat, mudah ditebak dan dilihat oleh pemilih. Alhamdulilah posisinya di kertas suara berada di posisi paling kanan.

”Kami berdoa mendapat nomor yang mudah diingat, mudah dilihat, dan alhamdulillah mendapat nomor lima (5). Nomor keramat, 5 adalah dasar Pancasila, lima waktu, lima jari, muda-mudahan nomer urut 5 ini adalah keberuntungan bagi kami dan insak’allah kita bisa memenangkan kontes pertandingan pilkada ini ,” ucap Calon Bupati Sumbawa, Ir. H. Syafruddin Jarot, M.P saat dikonfirmasi oleh media SR usai pencabutan nomor urut.

Oleh karenanya, H. Jarot mengimbau kepada suluruh pendukung dan simpatisan untuk tetap kompak dan semangat. Dengan modal tersebut, dia yakin pada Pilkada 9 Desember mendatang bakal keluar sebagai pemenang.

Di samping itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Sumbawa, khususnya para pendukung dan simpatisan untuk taat protokol Covid-19 selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Kemudian yang tak kalah penting yakni menjaga ketertiban dan keamanan. Demi terwujudnya Pilkada Sumbawa yang aman, damai, adil dan jujur,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Calon Wakil Bupati, Ir. Mokhlis, M.Si., bersyukur mendapat angka 5 yan dinilai nomor keberuntungan dan kemenangan bai kami. Jika diizinkan mempimpin Sumbawa lima tahun ke depan, ia bersama H. Jarot siap menjadikan Sumbawa maju.

”Kalau kita lihat, gemilang, bersinar, hebat bermartabat, barema jatu Samawa, semua itu refresentasi dari Sumbawa Maju,” ujar Mokhlis.

Semakin hari masyarakat pemilih semakin cerdas dan pasti mereka memilih pemimpin yang membawa mereka lebih baik, lebih maju, kedepan pasangan (Jarot-Mokhlis) adalah kolaborasi dua profesi karir yang yang sudah puncak, atau karir yang berbeda.

“Dan kita pahami bahwa prah syarat untuk sebuah daerah menjadi maju itu,  birokrasinya harus dikelola dengan berjiwa intervenes dan cerminan itu ada di paket (Jarot-Mokhlis), terangnya.

Pak Jarot nuansa wira usaha, sedangkan kami insyaAllah nuansa birokrasi, maka kaliborasi dua ini, dan juga bergroun pendidikan kami insakallah akan bisa membawa Sumbawa lebih maju dan pasti akan kami kelola dengan nuansa yang intervenye.

“Kami ingin berlari kencang bersama-sama masyarakat, bersama pihak ke tiga juga termasuk teman pers kemudian kita berkolaborasi bersama-sama membangun Sumbawa supaya akselerasi pembangunan masyarakat supaya terpacu,” pintanya. (bgs)

Share this post