Penetapan Calon, Pathul-Nursiah Imbau Pendukung Tak Ikut Mengawal

Covid-19 Masih Terus Mengintai

Lombok Tengah SR- Penetapan Pasangan Calon (Paslon), yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Rabu, 23 September. Paslon dengan jargon Maik Meres, mengimbau kepada seluruh simpatisannya, untuk tidak ikut mengantarkannya ke KPU. Demikian dikatakan Juru Bicara (Jubir) Pathul-Nursiah, Lalu Amrillah, dalam press releasenya, Selasa (22/09).

Ia berharap pencabutan nomor urut tidak pengerahan massa, mengingat sekelompok orang yang berupaya menggagalkan pemilu kada dengan isu Covid 19 membuat KPU ketar ketir. Untuk itu, KPU seluruh Indonesia langsung melakukan pengetatan protokol kesehatan pada setiap tahapan tahapan Pilkada, termasuk juga pada tahapan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Loteng.

Dikatakan, KPU telah membatasi peserta yang hadir pada kegiatan penetapan calon tersebut. Hal itu berdasarkan permintaan Kapolri yang diteruskan ke Polres masing-masing daerah. Untuk itu pasangan Pathul-Nursiah dengan Jargon Maiq Meres mengimbau agar pendukung dan simpatisan tidak hadir di lokasi penetapan paslon di Dmax Hotel.

“Kita mengimbau kepada pendukung dan tim sukses untuk tidak datang ke lokasi sesuai permintaan Kapolri dan juga KPU,” ujarnya.

Menurutnya, peserta yang hadir pada penetapan Paslon tidak lebih dari 10 orang yang terdiri dari Paslon, Tim Pemenangan, dan partai pengusul. “KPU akan menyiarkan secara langsung (live) di televisi lokal ataupun dari website KPU Loteng secara online sehingga bisa disaksikan di rumah masing-masing, jadi tak perlu kita datang beramai-ramai” ungkapnya.

Paslon Pathul-Nursiah sangat berkomitmen untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan selama Covid 19 ini masih berlangsung. Bahkan Paslon Maiq Meres ini sudah membentuk tim pengendali masa untuk mengantisipasi kerumunan masa. “Semua kebutuhan untuk pertemuan sesuai protokol kesehatan akan kami siapkan mulai dari masker bagi Paslon, handsanitizer, dan tempat cuci tangan. Jadi, kami akan taat pada anjuran pemerintah” ungkapnya.

Pathul-Nursiah juga berharap agar proses pilkada ini berjalan dengan aman dan lancar, tidak ada gejolak antar pendukung, tidak ada pengerusakan APK Paslon satu dengan yang lain, tidak ada kampanye hitam baik di media sosial maupun di tengah masyarakat. Pathul-Nursiah mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses ini berlangsung.

“Mari kita sukseskan pemilihan kepala daerah ini dengan aman dan damai, demi kepentingan masyarakat dan daerah, beda pilihan adalah anugrah, siapapun yang terpilih harus kita hormati sebagai pilihan rakyat” jelasnya.

Terakhir, Pathul-Nursiah mengimbau kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk senantiasa menjaga diri dan keluarga dari ancaman Covid 19 ini dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (ap)

Share this post