Tegakan Perda Penanggulangan Penyakit Menular, Operasi Yustisi Digelar

Tegakan Perda Penanggulangan Penyakit Menular, Operasi Yustisi Digelar

Lombok Timur SR- Polres Lotim bersama Kodim 1615 Lotim dan Satpol PP menggelar Operasi Yustisi dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) NTB Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Lombok Timur (Lotim) tentang Penanggulangan Penyakit Menular dan Penerapan Disiplin serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19.

“Jika dilihat dari jumlah masyarakat yang terjaring dalam Operasi Yustisi yang dimulai sejak tanggal 14 September sangatlah minim. Saya rasa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan khusunya penggunaan masker sudah meningkat,” kata Kasat Pol PP Lotim, Baiq Farida Apriani pada Suara Rinjani, Selasa (15/09).

Operasi Yustisi ini akan rutin digelar dua kali sehari, pagi dan sore hari guna meningkatkan kesadaran masyarakat. Operasi Yustisi tersebut tidak hanya dilakukan di jalan raya, akan tetapi Operasi Yustisi ini juga akan digelar di tempat wisata dan tempat umum lainnya.

“Kita akan laksanakan Operasi Yustisi di tempat wisata juga, salah satunya di Pantai Labuhan Haji karena kawasan tersebut sangat ramai tiap harinya, apalagi pada pagi hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Lotim, AKBP. Tunggul Sinatrio mengatakan, mendukung penuh pihak Satpol PP dalam penegakan Perda dan Perbup tersebut terkait dengan pendisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam hal ini Satpol PP yang mempunyai tanggung jawab, akan tetapi dari Polres Lotim tetap mendukung penuh pemerintah dalam meningkat kesadaran masyarakat,” ucapnya.

Tunggul berharap dengan diadakannya Operasi Yustisi guna menegakkan Perda dan Perbup tersebut, masyarakat akan lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

“Ibarat kata Pak Bupati, Maskermu Melindungiku, Maskerku Melindungimu. Sekali lagi ini bukan untuk menambah PAD, tapi semata-mata untuk kesehatan,” pungkasnya.(sop)

 

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or