Muliadi : Reposisi Kemenag Bukan Unsur Dendam Tapi Kebutuhan

Muliadi : Reposisi Kemenag Bukan Unsur Dendam Tapi Kebutuhan

Lombok Tengah SR- Beberapa pekan lalu, unsur Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng), sudah melakukan reposisi atau roling karyawan setempat.

Kepala Kantor Kemenag Loteng melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) H. Muliadi mengatakan, reposisi atau roling karyawan itu adalah hak dan wewenang sekretariat melalui kepegawaian. Dan itu harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku.

“Jadi kami lakukan reposisi atau roling karyawan bukan semata mata karena ada unsur dendam, namun itu sebuah kewajiban sekretariat melalui kepegawaian sesuai dengan kebutuhan,” katanya di ruang kerjanya, Rabu (02/09).

Selain keharusan, sebelum melakukan reposisi atau roling, dua bulan sebelumnya dilakukan musyawarah dengan seluruh Kepala Seksi (Kasi), dengan melibatkan baperjakat. Setelah beberapa proses kajian dilakukan bersama kepala kasi dan baperjakat, barulah berani mengambil kebijakan dan menentukan siapa saja yang layak untuk di segarkan atau di roling ke tempat yang lain.

“Jadi di kantor kan kita punya beberapa kasi, dan setiap ada roling karyawan, dua bulan sebelumnya kita lakukan rapat dengan melibatkan Baperjakat, dari beberapa hasil kajian bersama tersebut, baru kita bisa ambil kebijakan atau keputusan bersama,” terangnya.

Dikatakan, selain hal diatas, jika mengacu kepada aturan yang berlaku, minimal dalam melakukan reposisi atau roling harus dilakukan sekali dua tahun.

Akan tetapi beberapa karyawan yang masih honor, bisa dikatakan rata rata lebih diatas 2 tahun tidak pernah dilakukan roling. Dan malah ada yang sampai  10 hingga 12 tahun tidak pernah diroling.

Sehingga hal ini, pihaknya menilai harus dilakukan penyegaran, dengan dasar musyawarah dan kebutuhan, seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Yang jelas mengambil sebuah keputusan, semua kita rapatkan sesuai kebutuhan dan insyaallah dalam waktu dekat ada beberapa stap juga kita akan roling, mengingat masih banyak yang perlu disegarkan sesuai kebutuhan,” tutupnya. (ap)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or