Semarak Kemerdekaan  HIMMAH NW Mataram Gelar Dialog Kebangsaan

Semarak Kemerdekaan  HIMMAH NW Mataram Gelar Dialog Kebangsaan

Mataram SR – Dalam rangka semarakkan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 1945 , Pimpinan Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (Himmah NW), Kota Mataram menggelar Dialog Kebangsaan, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Mataram, Sabtu (22/08).

Dialog Kebangsaan ini mengambil tema, “Menakar Jiwa Patriotisme Bangsa dalam Implementasi Pancasila & UUD ‘45 sebagai Pijakan Pemuda untuk NKRI”

Hadir sebagai narasumber, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram, H Didi Sumardi, dan akademisi UIN Mataram.

Ketua PC Himmah NW Kota Mataram, Rasman Taqwa, mengaku bersyukur bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan difasilitasi Ketua DPRD Kota Mataram. Kendati denmikian peserta Dialog Kebangsaan ini tetap mengikuti standar protokol kesehatan Covid-19.

“Bagaimanapun, ini kan gedung perwakilan rakyat. Jadi, kita dikasih tempati, dan tentunya tanpa melanggar protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi menegaskan bahwa dirinya sebagai wakil rakyat  berkepentingan menyerap buah pikiran dari para mahasiswa.

“Kami sebagai perwakilan rakyat, khususnya Kota Mataram, berkepentingan berdialog dengan mahasiswa dan mendengarkan langsung masukan-masukannya sebagai bahan pertimbangan dalam merancang kebijakan daerah, agar senantiasa on the track terhadap Pancasila dan UUD 45,” tegasnya.

Selain itu, ia menyampaikan pihak legislative siap menfasilitasi setiap penyampaian ide-ide dan gagasan atau kritik mahasiswa kepada pemerintah, baik berupa dana maupun sarana prasarana.

Nara sumber lain, Dr. Firzhal Arzhi Jiwanta, memberikan pemetaan pada permasalahan implementasi Pancasila. Menurutnya, hukum di Indonesia sudah bagus, namun masalahnya ada di moral penyelenggara Negara.

“Jadi, saat ini yang perlu kita rubah itu adalah moral para pejabat dan penegak hukum kita, agar hukum sebagai panglima tertinggi bisa dijalankan dengan baik,” tandasnya.

Sementara,  Dr. H Sayyid Ali Jadid Al-Idrus, sebagai narasumber terakhir menekankan agar Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (OKP) dan BEM merajut kebersamaan dalam gerakan-gerakannya. “Jangan perbedaan dipertajam, namun hendaknya dijadikan sebagai ajang konsolidasi gerakan dalam keberagaman,” imbuhnya.

Peserta  Dialog Kebangsaan ini, diikuti OKP dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), seperti, HMI, PMII, LMND, PMKRI, KMHDI, GPII dan perwakilan BEM UMMAT, BEM UNRAM, BEM UIN Mataram, dan BEM UNDIKMA Mataram. (ori)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or