Dikirim Berjuang, Duta NW Diberikan Pembekalan Komplit

Dikirim Berjuang, Duta NW Diberikan Pembekalan Komplit

Lombok Timur, SR- Organisasi Nahdlatul Wathan dibawah komando Ketua Umumnya, Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, terus bergerak dalam upaya melebarkan sayap perjuangan supaya bisa menyentuh keseluruh penjuru Nusantara. Salah satu caranya adalah mengirim kader NW berjuang ke daerah-daerah ke seluruh pelosok Nusantara maupun luar negeri.

Tahun ini, sekitar 45 kader NW akan dikirim untuk berjuang, sesuai dengan permintaan pengurus NW baik yang di dalam negeri mapun luar negeri.

Adapun tujuan pengiriman Duta NW dalam negrri adalah, Provinsi banda Aceh, Kepri (Batam & sekitarnya), Kalbar, Kaltim, Kalsel, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan,Jatim, Sumbawa Besar, Bali dan NTT. Sedang keluar Negeri dalah Malaysia dan Singapura.

PBNW melalui Departemen Kaderisasi, Organisasi dan Keanggotaan, memberikan pembekalan kepada 45 Duta NW yang akan dilepas untuk berjuang ke beberapa daerah NKRI dan luar Negeri. Pembekalan itu sendiri memakan waktu selama 12 hari, dari tanggal 16-29 Agustus 2020 dengan berbagai materi, baik dari internal PBNW maupun eksternal.

Ketua Umum PBNW, melalui Ketua I PBNW Prof Dr H Sayyid Agil Alidrus, MSi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa berjuang di NW itu harus perbaiki niat. Sebab, niat adalah kunci awal menjadi orang sukses dalam berjuang ataupun melakukan kegiatan. Sebagai Duta NW, kalian harus berjuang dengan perasaan senang dan bahagia, karena berjuang itu adalah nikmat.

“Duta NW adalah wakil atau utusan terpilih PBNW untuk memperjuangkan NW di luar sana. Jadi, pejuang NW itu harus memegang konsep sami’na wa atho’na,” tegasnya, pada acara pembukaan Pembekalan Duta NW di Auditorium kampus Mahad Darul Quran wal Hadits NW Anjani, Minggu (16/08).

Lanjut Prof Agil, panggilan akrabnya, dalam berjuang dan menyampaikan dakwah, Duta NW harus memperhatikan etika komunikasi, baik saat menyampaikan ceramah ataupun dalam berinteraksi setiap hari dengan masyarakat sekitar.

“Seorang da’i atau penceramah, yang terlebih dulu dilihat adalah bagaimana cara penyampaian pesan-pesan agama kepada ummat. Apa bisa diterima atau tidak. Umummya keberhasilan seorang da’i adalah mampu menyampaikan risalah dengan cara yang baik dan lentur,” tandasnya.

Ia juga berharap kepada Duta NW, bisa melihat keberhasilan Duta-duta NW yang terlebih dulu dikirim berjuang di luar daerah sebagai motivasi berjuang. Semangat pantang mundur di medan juang yang diwariskan guru besar kita almagfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, harus menjadi rujukan kita berjuang di mana saja berada.

“Ingat, santri teruji terbukti dapat meraih sukses di berbagai lini, seperti menjadi doktor, professor bahkan prestasi gemilang lainnya,”pungkasnya.

Ketua Departemen Kaderisasi, Organisasi dan Keanggotaan, M Alwi Farhan M.Si., dalam laoprannya, mengungkapkan bahwa materi pembekalan bagi Duta NW ini cukup variatif, mulai dari wawasan Ke Islaman, Ke NW an, Kebangsaan, Komunikasi Dakwah, Hukum, IT, Kearsipan Publikasi dan Dokumentasi dan Ilmu Pertanian maupun Peternakan.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNW Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, menjelaskan pihak PBNW banyak sekali mendapat permintaan para pengurus NW di berbagai provinsi dan bahkan di luar negeri untuk dikirimkan kader NW yang bisa berjuang mengembangkan organisasi NW.

“Cukup banyak permintaan (kader NW) agar bisa dikirim berjuang di luar daerah dan luar negeri, makanya kita seleksi kader-kader yang baru tamat Mahad untuk kita kirim ke tempat yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sehingga, lanjutnya, mulai dari tahun ini pengiriman kader itu harus diseleksi, dibekali dengan berbagai materi, baik pengetahun, tentang organisasi, agama, umum dan lain sebagainya, sesuai dengan yang dibutuhkan dalam berjuang.

“Insya Allah, kader NW yang kita kirim ke luar daerah dan luar negeri adalah kader yang sudah dibekali dengan pengetahuan yang mendalam seperti penguatan keilmuan dan life skill secara komprehensif,”pungkasnya.

Hadir juga dalam pembukaan itu, Sekjend PBNW Prof Dr TGH Fahrurrazi, MA, Wakil Sekjend PBNW Dr. M Thori, M.Pd, dan unsure PBNW lainnya.(vin)

Share this post