SUARA LOTENG 

Konvensasi Pembayaran Listrik Mau Berakhir, PLN Diterpa Isu Kenaikan Tarif

Samrun Haji : Tidak Ada Kenaikan Listrik Setelah Subsidi Berakhir

Lombok Tengah SR- Konvensasi pembayaran listrik akan berakhir pada bulan September mendatang. Belum masuknya bulan September atau batas Konvensasi dicabut, perusahaan BUMN  kelistrikan sudah di terpa isu kenaikan dua kali lipat dari jumlah pembayaran sebelumnya. Atas isu tersebut, Manager PLN Praya Lombok Tengah (Loteng), akhirnya angkat bicara.

Kepada Suara Rinjani di ruang kerjanya, Manager PLN Praya, Samrun Haji mengaku, kalau isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait kenaikan tarif setelah subsidi itu dicabut, itu tidak benar dan menyesatkan.

“Tidak ada kenaikan tarif setelah subsidi Covid-19 di cabut,” tegasnya, Senin (03/08).

Dikatakan, sebagai bentuk konvensasi dari pemerintah terhadap musibah penyebaran Covid-19, pemerintah melalui PLN telah memberikan kemudahan terhadap para pelanggan.

Kemudahan tersebut lanjutnya, terhitung dari April sampai Juni,  selanjutnya ada perpanjangan mulai Juli dan berakhir September. “Yang jelas seluruh pelanggan kita sudah berikan kemudahan, sebagai bentuk dari konvensasi musibah Covid-19,” terangnya.

Dijelaskan, pelanggan yang terdaftar atau yang mendapatkan konvensasi itu tidak secara keseluruhan, sebab dipusatkan sudah ditentukan siapa saja yang boleh mendapatkan konvensasi.

“Aturan konvensasi itu sudah diatur oleh pusat, makanya sudah ditentukan apa saja persyaratan pelanggan yang boleh mendapatkan konvensasi tersebut,” terangnya.

Dijelaskan, adapun pelanggan yang diberikan konvensasi atau gratis adalah, untuk tarip rumah tangga untuk kilo meter yang memiliki daya 450 Volt Ampere (whaat). Selanjutnya pelanggan pasca bayar yang 900 Volt Ampere (whaat),  dikenakan subsidi potongan 50 persen, dan memberikan stimulus Covid-19 untuk para bisnis dan industri.

Bukan hanya itu saja, lanjut Manager PLN Praya, untuk prabayar atau kilometer yang menggunakan pulsa, mereka diberikan token atau pulsa gratis dan jumlahnya dilihat dari jumlah pembelian pulsa terakhir.

“Dari semua program pemerintah, semua akan berakhir September, dan akan kembali ke pembayaran seperti sebelumnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, terhitung dari tahun 2017 PLN tidak pernah melakukan kenaikan tarif, apalagi isu kenaikan tarif pasca konvensasi. “Pada intinya PLN tidak akan menaikkan tarif setelah konvensasi berakhir,” tutupnya. (ap)

Related posts