Desa Senyiur Ikuti Lomba Kampung Sehat, Kapolsek Keruak Gencar Sosialisasi

Desa Senyiur Ikuti Lomba Kampung Sehat, Kapolsek Keruak Gencar Sosialisasi

Lombok Timur SR – Pemerintah Desa Senyiur Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur yang mewakili lomba kampung sehat, baik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi, sosialisasi dan edukasi gencar dilakukan Kapolsek Keruak dalam menyongsong tatanan hidup baru. Kampung Sehat ini adalah bagaimana untuk mengajak masyarakat agar mengikuti tatanan hidup baru di 2020.

Sosialisasi ini sekaligus untuk menstimulan masyarakat agar memiliki kemampuan serta kemandirian dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya.

“Kampung ini nantinya, diharapkan mempunyai protokol yang dibuat sendiri oleh masyarakat sesuai kearifan lokal, namun tetap memenuhi standar protokol kesehatan untuk covid19nya” kata Kepala Kepolisian Sektor Keruak Polres Lombok Timur, Ipda Nurlana, saat dikonfirmasi, Jum’at (31/07)

Kapolsek menambahkan memasuki tatanan hidup baru, semua elemen masyarakat yang ada di sekitar wilayah desa Senyiur terus mengimbau kepada semua pihak agar senantiasa dalam baraktivitasnya menggunakan alat kesehatan.

“Tetap memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan, guna mencegah penyebaran wabah Covid19 di masa tatanan hidup baru ini, lebih-lebih kalau kita semua menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan,”ungkapnya.

Lanjut Nurlana, dengan mengikuti beberapa rentetan ketentuan kesehatan di atas, musibah wabah ini akan hilang nanti dengan sendirinya. Tapi dengan syarat itu tadi, kita harus bersama-sama bersinergi dalam menata lingkungan menjadi lebih baik lagi, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan dan lainnya.

Program Kampung Sehat yang diprakarsai Kapolda NTB, dalam mengantisipasi adanya wabah covid19 ini. Kampung sehat juga sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus persiapan menuju era new normal, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Tentunya kami menyampaikan apresiasi kepada tiga pilar ini, kamtibmas Kepala Desa, teman-teman Polri dan TNI, sudah dapat berbenah dan mampu meningkatkan ekonomi serta dapat menggerakkan masyarakat untuk berinovasi dan berbuat, sehingga memiliki usaha sendiri, baik di bidang pertanian maupun di bidang ketahanan pangan dan peternakan, seperti telur, jamur tiram, sayur-sayuran,” tandasnya.

Dari hasil jualan yang didapatkan mereka, dijadikannya sebagai ekonomi tambahan, di tengah di mana masyarakat yang lainnya sedang mengalami kesulitan ekonomi disebabkan karena adanya wabah Covid19.

Diakuinya, melirik anak-anak peserta didik yang belajarnya di rumah, juga menjadi salah satu perhatiannya. Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendidikan, pihaknya juga menyediakan tempat belajar yang nyaman sesuai dengan standar kesehatan yang sudah disiasatinya bersama semua pihak terkait.

“Kami bersama dengan semua pihak, Kepala Desa, Polmas, Babinsa, Kawil dan tokoh masyarakat disemua wilayah yang ada di desa Senyiur secara umum terus bersinergi melakukan edukasi kepada anak didik kita, dengan menuntun mereka mencuci tangan dengan hansanitaizer, bagikan dan memasangkan mereka masker,” tutupnya. (Ln)

 

Share this post