SUARA DESA 

Desa Senyiur Wakili Kecamatan Keruak Ikuti Lomba Kampung Sehat

Lombok Timur SR- Mengetahui desanya ditunjuk wakili Kecamatan Keruak mengikuti ajang kontestasi lomba Kampung Sehat yang diselenggarakan Polri, Kepala Desa Senyiur Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur bersama dengan semua pihak terus menata lingkungan yang ada di wilayah sekitar desanya.

“Kami bersama pihak keamanan, Polmas, Babinsa dan temen-temen mahasiswa KKN yang turut ikut serta membantu dan mendampingi teman-teman di desa dalam menata lingkungan yang ada di desa kita dalam mengikuti ajang kontestasi lomba kampung sehat yang penilaiannya akan selenggarakan dalam waktu dekat ini” kata Kepala Desa Senyiur, Muhaji saat ditemui di kediamannya Rabu, (29/07).

Kades yang akrap disapa Pak Aji ini menambahkan, dari sebelum diadakannya lomba kampung sehat, pihaknya juga, sudah memberikan himbauan kepada masyarakat, terutama terkait dengan pentingnya menjaga kesehatan.

“Intinya bagaimana protokol kesehatan itu dijalankan, di tengah-tengah kehidupan masyarakat, lebih-lebih di saat pandemi Covid19 saat ini, misalnya kalau keluar rumah menggunakan masker, mencuci tangan ditempat air yang mengalir dengan menggunakan sabun dan hansanitaizer kalau bisa harus dibawa setiap saat ketika sedang beraktivitas, menjaga jarak dan yang paling penting menghindari kerumunan, guna mengantisipasi menularnya wabah Covid-19″ ungkapnya.

 

Meningkatkan imunitas tubuh, lanjutnya, juga adalah salah satu program yang dilaksanakan di desanya. Kami terus mengingatkan masyarakat kami di sini untuk tetap menjaga kesehatan dan mendorongnya untuk selalu mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung vitamin dan tentunya bergizi seperti ikan, telur, dan lainnya. “ Juga kita imbau masyarakat untuk tetap berolahraga,”imbuhnya.

Diakuinya Aji, di tengah banyaknya kekhawatiran saat ini, kami sangat berterimakasih kepada semua pihak terkait. Ia, walaupun desa kami di sini sempat mengabaikan imbauan dari pemerintah soal ditiadakannya shalat Jum’at untuk sementara waktu.

Di mana orang-orang di larang Jum’atan pada saat genting-gentingnya terjadi pandemi Covid19 , namun kami di sini terus melaksanakannya, walaupun pada waktu itu salah satu dari warga kami yang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), namun dengan kita sama-sama bersinergi bersama tim gugus Covid19 di pemerintah desa camat dan daerah langsung sigap untuk menuntaskan wabah virus ini.

“Akhirnya, di desa kami sekarang zero Covid-19, mungkin itu salah satu yang melatar belakangi kenapa desa kami di tunjuk untuk ikut serta bertarung mengikuti ajang kontestasi lomba kampung sehat ini,” tuturnya.

Dijelaskan Aji, pada dasarnya juga masyarakat kami di sini cukup bangga, pasalnya bisa ikut berkompetisi ditingkat provinsi. Jadi masyarakat kami sangat antusias sekali mendukung bisa diselenggarakannya kegiatan ini, tentunya di setiap aktivitas yang dilakukannya bisa mengikuti standar protokol covid19 yang ada.

“Itu juga salah satu cara mereka untuk mengekspresikan kegembiraan dan kebahagiannya,” paparnya.

Kades Aji berharap pada ajang lomba Kampung Sehat ini, dapat jadikannya sebagai momen untuk dapat menerapkan pola hidup sehat yang tadinya mungkin diabaikan. Kedepan bagaimana pemerintah itu, terutama pemerintah provinsi itu banyak mengintervensi kegiatan-kegiatan di desa terkait dengan penanganan kebesihan dari sampah.

Dari segi pengadaan sarana dan prasarana tadi, mungkin tidak menjadi masalah, tetapi ada hal-hal yang besar yang mau kita sukseskan di sini, terkait dengan bagaimana perkampungan yang asri dan nyaman, desa yang bersih dari sampah-sampah limbah rumah tangga dan salah satu upaya kita, dengan membangun sarana tempat pengolahan sampah (Bank Sampah) yang kita sudah sediakan dan kita tinggal operasionalkan saja.

“Kita berharap kepada Bapak Gubernur supaya proposal yang sudah kita masukkan ke Dinas LHK, mohon untuk kita difasilitasi penanganan sampah yang ada,” tutupnya. (Lun)

Related posts