Dinilai Rusak Citra Partai, PK Segel Kantor DPD Golkar Sumbawa

Dinilai Rusak Citra Partai, PK Segel Kantor DPD Golkar Sumbawa

Sumbawa, SR – Sejumlah Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar  melakukan aksi penyegelan terhadap kantor DPD Golkar Sumbawa di Jl. Garuda Lempeh, Kecamatan Sumbawa Besar Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin, (27/07/2020).

Aksi penyegelan tersebut merupakan bentuk sikap protes akibat tingkah laku dari Ketua dan Sekertaris  DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, dalam menjalankan roda organisasi yang banyak melakukan pelanggaran dan merusak citra serta marwah Partai Golkar Kabupaten Sumbawa.

Kordinator aksi penyegelan yang juga pngurus Partai Golkar Kecamatan Sumbawa M. Taufik menyampaikan tuntutanya, kepada Ketua Partai Golkar Provinsi NTB, menguraikan  pelanggaran dan kesalahan yang sudah dilakukan Ketua dan Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, diantaranya. Pertama. Tidak pernah mengunjungi dan melakukan pendidikan politik di masing-masing pengurus kecamatan partai Golkar Kabupaten Sunbawa. Kedua. Tidak adanya koordinasi dengan pengurus harian dalam mengambil sebuah keputusan penting organisasi dan cenderung arogan.

Ketiga. Tidak adanya transparansi dalam mengola keuangan partai bahkan cenderung manipulatif. Keempat. Melakukan manuver dalam perhelatan Musda Partai Golkar Provinsi NTB, dengan memberikan dukungan ganda kepada masing-masing calon Ketua DPD I Partai Golkar provinsi NTB, serta beredar rumor di media sosial bahwa Ketua dan Sekretaris partai Golkar Kabupaten Sumbawa menerima imbalan berupa materi dari kandidat Ketua DPD I partai Golkar provinsi NTB. Ke lima. Menghadiri dekralasi salah satu Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa yang di usung oleh partai lain sebelum adanya SK dari DPP Partai Golkar. Dan ke enam. Merusak citra partai dan membuat partai Golkar Kabupaten Sumbawa menjadi terpuruk.

Ketua AMPG Sumbawa, Syarudin LB alias Bang Sandy

“Dengan sederet pelanggaran yang dilakukan pengurus atau Ketua dan Sekretaris DPD Golkar Sumbawa tersebut, maka kami melakukan penyegean kantor Golkar Sumbawa sebagai bentuk protes kami karena mereka merusak citra Golkar Sumbawa,” ungkap M. Taufik.

Lanjut Taufik, dengan begitu kami dari koalisi pengurus Kecamatan Partai Golkar se-kabupaten Sumbawa meminta dengan hormat kepada DPD I partai Golkar provinsi NTB dan Dewan pimpinan Pusat partai Golkar, kiranya memberhentikan Ketua dan sekretaris Golkar Sumbawa secepatnya.

“Kami minta berhentikan (Ketua dan Sekretaris Golkar Sumbawa) dengan tidak hormat, dan  juga menunjuk pelaksana tugas Ketua dan Sekretaris partai Golkar Kabupaten Sumbawa, ataupun memberikan sanksi indisipliner kepada Ketua dan Sekretaris partai Golkar Kabupaten Sumbawa,” tegas Taufik.

Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Pemuda Golkar (AMPG),  Syarudin LB yang akrab dipanggil Bang Sandy, mengatakan, aksi demonstrasi dan penyegelan tersebut dimulai tadi pagi, pukul 09.00 wita itu, adalah murni dari masing-masing PK Kecamatan Sumbawa, karena ketidakpuasan atas kepemimpinan Ketua dan Sekretaris DPD II partai Golkar Kabupaten Sumbawa yang sekarang ini.

Mereka tidak merasakan bagaimana pedihnya membesarkan partai ditingkat kecamatan. Kami tidak bisa berbicara banyak, karena yang mempunyai hak suara dalam partai Golkar itu adalah Pimpinan Kecamatan (PK) dengan keinginan mereka untuk menyuruh mundur Ketua dan Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Sumbawa,” kata Bang Sandy saat dikonfirmasi wartawan SR.

Lanjutnya, elaku Ketua Angkatan Muda Pemuda Golkar (AMPG) Kabupaten Sumbawa  dirinya mendukung penuh pergerakan-pergerakan daripada teman-teman PK, karna kita tidak bisa bicara, yang punya hak didalam menentukan siapa ketuanya di dalam partai Golkar adalah pemegang hak suara yaitu masing – masing PK ini.

“Mungkin mereka sudah memberikan loyalitas untuk mendukung ketua, tetapi dianggap tidak amanah dan tidak bertanggung jawab, ya jadi inilah mereka turun aksi kelapangan,”ujar Bang Sandy.

Bagi Bang Sandy, momentum ini sebagai pembelajaran buat DPD Partai Golkar kedepannya, supaya siapapun yang akan terpilih didalam Musda kembali Partai Golkar ini,  tidak seperti ini lagi, supaya tidak menimbulkan riyak mengecewakan para masing-masing PK.

Terkait dengan penyegelan ini, kata Sandy, tidak ada hak kami untuk melarang, karena kantor Partai Golkar ini adalah rumahnya mereka sendiri, jadi wajar dengan kekesalan, apalagi dengan tidak hadirnya ditemui oleh Ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar kabupaten Sumbawa.

“Nah,  untuk melarang tidak punya hak, biarkan saja mereka menyegel kantor Golkar Kabupaten Sumbawa, sambil kami melakukan komunikasi dengan ketua Partai Golkar dan terutama kepada Ketua Dewan Penasehat partai Golkar,” tutupnya.

Saat dikonfirmasi di kantornya, KetuaDPD II Partai Golkar Sumbawa, H Nurdin Marjuni, SH tidak ada. Informasi yang diterima bahwa yang bersangkutan sedang ada di luar daerah. (bgs)

Share this post