Perihatin Pada Pendidikan dan Pertanian, ARSM Gedor DPRD Sumbawa

Sumbawa, SR – Puluhan pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sumbawa Menggungat (ARSM) melakukan gelar aksi demo di kantor DPRD Kabupaten Sumbawa dengan membawa aspirasi, menuntut keberpihakan Pemda terhadap sektor Pertanian dan Pendidikan, Selasa (14/07).

Menurut Nurbani Saputra, orator massa aksi menyampaikan, meminta kepada DPRD Sumbawa, untuk dapat memperjuangkan nasib rakyat baik sektor pertanian maupun pendidikan, karena dinilai vital. Bagaimanapun juga saat ini pendidikan tidak sesuai dengan harapan amanat UUD 1945, dimana pendidikan seharusnya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saat ini dunia pendidikan kita mirisnya sekali bahkan menjadi lahan bisnis oknum pejabat, tentu akan membawa dampak kualitas SDM, menurun,”tegasnya.

Kemudian juga, kata Nurbani, banyak masyarakat yang tidak mampu merasakan akses pendidikan sangat memberatkan, meskipun adanya beasiswa namun tetap saja ada persoalan. Bahkan juga diduga banyak sekolah yang melakukan pungutan uang komite, SKS bahkan lainnya. Sementara dana pendidikan sudah jelas diatur dalam APBN sebanyak 20 persen.

“Bahkan Pemda perlu dilakukan intervensi terhadap lembaga pendidikan swasta atas segala kebijakan yang tidak pro rakyat, suapay ada pemerataan anatara prndidikan swasta dan negeri,”terangnya.

Pada kesempatan itu, massa aksi menyatakan sikap antaranya, menolak komersialisasi pendidikan, menolak segala bentuk pungutan liar di sektor pendidikan, tingkatkan sarana dan prasarana pendidikan, serta wujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis.

Sedangitu sector pertanian massa aksi menilai ada beberapa hal yang perlu disikapi karena saat ini petani dalam massa sulit dengan biaya hidup yang mahal. Pemda harus pro aktif dan hadir ditengah masyarakat pada sektor pertanian, baik dari proses pratanam hingga pemasaran. Mendorong pemda untuk membangun industri pertanian melalui sistem satu pintu melalui pemerintah daerah.

“Melakukan pemutihan pinjaman KUR terhadap petani yang gagal panen, karena terdampak Covid-19,”pintanya.

Perwakilan anggota DPRD Sumbawa melalui Komisi II, Ridwan S.P dan  Ahmadul Kusasi SH perwakilan komisi IV menyampaikan, bahwa kami apresiasi apa yang disampaikan oleh masyarakat yang tergabung dalam ARSM. Tentu hal ini merupakan lintas komisi.

“Kami akan melakukan pertemuan kembali dengan pemda, nanti akan menghadirkan instansi terkait agar semuanya dapat mendengarkan dan membahas persoalan tersebut,”janji Ridwan. (dd/bgs)

Share this post