Tingkat Perceraian di Loteng Melejit,  Konsultasi Buntu

Tingkat Perceraian di Loteng Melejit,  Konsultasi Buntu
Lombok Tengah SR- Tingkat Percerain di Lombok Tengah (Loteng) kian meningkat setiap hari, dimana, setiap hari perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Praya Lombok Tengah (Loteng) sampai 30 hingga 50 perkara, rata – rata dari 30 perkara tersebut, kasus perceraian mendominasi.
Demikian dikatakan Kepala Pengadilan Agama Praya, Hj Baiq Halqyah, saat dikonfirmasi usai pembukaan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke XXVI tingkat Kabupaten Loteng, Rabu (08/07).
Tingginya angka percerian di Loteng, itu yang membuat dirinya terus berfikir untuk melakukan langkah alternatif, sehingga paling tidak angka perceraian bisa di tekan, namun sampai saat ini beberapa langkah yang sudah dilakukan, namun masih saja kasus perceraian selalu ada yang masuk ke kantor.
“Konsultasi dengan pemkab ataupun dengan Kemenag sudah kita lakukan, namun masih saja ada kasus gugatan perceraian yang masuk,” terangnya.
Masih adanya kasus perceraian lanjutnya, pihaknya secara pribadi tidak menilai kalau langkah yang sudah dilakukan tidak ada hasilya, namun karena perceraian itu urusan hati sehingga hal itu tidak bisa dibendung.
“Langkah penekanan sudah kita lakukan, tapi masih saja ada kasus perceraian yang masuk, tapi saya sih tidak menyalahkan langkah yang sudah kita lakukan kurang tepat, namun karena persoalan cerai itu identik dengan hati, ia itu urusan orang masing masing,” paparnya.
Dikatakan, dari beberapa kasus perceraian yang sudah diputuskan, ada beberapa faktor diantaranya, tanggung jawab suami yang kurang memperhatikan tugasnya sebagai kepala rumah tangga.
Selanjutnya faktor Ekonomi , KDRT, adanya keterlibatan pihak ke tiga apakah itu selingkuh, orang tua dan yang lainnya dan rata rata yang melakukan gugat cerai adalah wanita. “Terhitung dari awal tahun sampai saat ini, ada sekitar 4000 lebih kasus yang sudah ditangani, apakah itu kasus warisan dan beberapa kasus lainnya. Tapi yang jelas kasus gugat perceraian paling tinggi,” tutupnya. (ap)

Share this post