Perusahaan Lobster Lotim Siap Lakukan Ekspor

Lombok Timur SR- Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan Nomor 12 Tahun 2020 yang melegalkan ekspor benih lobster mendapatkan tanggapan positif dari sejumlah perusahaan ekspor benih lobster di Lombok Timur.

Sejak diputuskan per tanggal 5 Mei 2020 lalu, sebanyak 26 perusahaan di Lombok Timur sudah mendaftar untuk melakukan ekspor.

“Di Lombok Timur lagi ramai-ramainya sekarang. Ini sudah ada 26 PT yang sudah dapat ijin untuk ekspor,” tandas Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Kelautan Lombok Timur (Lotim), Ir. H. Haryadi Suranggana kepada Suara Rinjani, Selasa (07/07).

Dia menambahkan kebijakan Menteri Kelautan tersebut selain berdampak positif bagi para nelayan atau perusahaan juga memiliki dampak negatif bagi ekosistem bibit lobster. Harga bibit lobster yang mencapai 100.000-130.000 per ekor menjadi keuntungan berlipat bagi para nelayan. Disamping itu dilegalkannya kembali ekspor dikhawatirkan akan memberikan efek negatif karena nelayan dan perusahaan ekspor akan sesukanya melakukan penangkapan.

“Lobster dari Lombok Timur ini sudah mendunia. Terkenal. Sehingga banyak sekali peminatnya,” imbuhnya.

Secara garis besar, lanjut Haryadi, di Lombok Timur terdapat dua lokasi budidaya benih lobster yakni di Kecamatan Jerowaru dan Kecamatan Keruak yang meliputi Teluk Ekas, Serewe, Telong-Elong, Pemongkong, dan Ketapang Raya.

Sebelumnya Permen Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tidak memperbolehkan ekspor dan budidaya lobster di Indonesia.(sop)

Share this post