Ketahanan Pangan Lotim Pastikan Stok Beras Aman Hingga Desember

Ketahanan Pangan Lotim Pastikan Stok Beras Aman Hingga Desember

Lombok Timur SR- Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur (Lotim), H. Mahsun, SP memastikan stok beras di Lotim hanya sampai Desember 2020. Hal ini disebabkan tingginya permintaan dari luar Kabupaten seperti Kota Mataram.

 

“Insha Allah sampai Desember kita aman. Dengan catatan tidak keluar,” tandas Kadis Ketahanan Pangan Lotim, H. Mahsun, SP kepada Suara Rinjani, saat ditemui di kantornya, Jum’at (03/07).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lotim sudah mempersiapkan lumbung pangan di masing-masing kecamatan dengan cara meningkatkan produktivitas hasil tani di kecamatan yang memiliki potensi penghasil padi. Saat ini tingkat konsumsi beras di Lotim perhari mencapai 400 ton.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga mengantisipasi hal tersebut dengan membuat program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan yang artinya mengganti konsumsi beras dengan bahan pokok makanan lainnya seperti jagung, ubi, singkong, dan gandum.

“Kita sudah berkeja dengan Dinas Kesehatan. Bagaimana supaya masyarakat kita tidak terlalu tergantung mengkonsumsi beras,” jelasnya.

Lanjutnya, peran BUMDes dalam menjaga ketahanan pangan juga sangat membantu karena jika dikelola dengan baik maka dipastikan ketahanan pangan dari desa hingga nasional bisa terjaga. Dia mencontohkan BUMDes Desa Kembang Kuning Kec Sikur Lotim yang memiliki dana BUMDes mencapai 4 miliar.

“Peran BUMDes itu sangat kuat. Jika hasil pertanian dikelola dengan baik oleh BUMDes, Insha Allah ketahanan pangan kita akan stabil,” pungkasnya. (sop)

Share this post