Lombok Timur Menuju New Normal

Lombok Timur Menuju New Normal

Lombok Timur SR – Dihadapan puluhan wartawan dalam Jumpa Pers di Bale Wartawan Selong, Jum’at (26/06) Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM. Juaini Taofik mengatakan, sampai saat ini belum ada daerah yang menerapkan New Normal atau pola hidup baru, termasuk Lombok Timur, namun semuanya masih dalam pra kondisi tersebut.
“Kita ini masih dalam pra kondisi menuju new normal. Saat ini kita mempersiapkan 7 sektor menuju New Normal, yakni pasar tradisional, ritel modern, objek wisata, hotel, restoran, pelayanan terpadu dan transportasi,” ungkap Sekda.
Pandemi covid-19 di Lombok Timur ini, kata Sekda, sudah masuk pada fase kedua, dimana pada tahap pertama beberapa klaster sudah dapat dirontokkan, seperti klaster Goa, klaster Jakarta dan lainnya.
“Saat ini tren Lombok Timur mengalami penurunan. Fase kedua ini grafik kita tidak melonjak tapi masih tetap ada,” jelasnya.
Hal ini menurutnya, tidak lepas dari kesadaran semua pihak. Ia juga menyebutkan, saat ini masyarakat mulai menyadari tentang kondisi pandemi yang melanda negeri ini, sehingga kesadaran masyarakat pun sudah semakin tinggi, mereka sudah mulai terbiasa menjalankan pola hidup sesuai protap kesehatan Covid-19.
“Jika dilihat dari jumlah penduduk, maka persentase terpapar corona di Lombok Timur jauh lebih sedikit apabila dibandingkan dengan kabupaten lain di NTB, termasuk penangannya, Lombok Timur masih lebih baik,”tandasnya.
Kepada masyarakat, ia menyampaikan apresiasi, selama ini sangat koperatif, tidak ada yang melakukan perlawanan terhadap petugas yang melakukan perawatan.
“Jika dibandingkan dengan daerah lain, banyak masyarakatnya yang melawan baik saat penananganan maupun saat melakukan penguburan jenazah terpapar Sorona. Syukur di daerah kita tidak ada yang melakukan perlawanan. Semua masih bisa dikomunimasikan dengan baik dan semuanya masih koperatif,” ucapnya.
Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, dalam kesempatan itu juga meminta media bersinergi dalam penanganan Covid-19 untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menjalankan pola hidup sehat.
Sebelum Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid -19 Lombok Timur Dr Pathurrahman, menjelaskan bahwa warna Covid yang ada di Lombok Timur ini ada tiga yaitu merah, kuning dan hijau.
Untuk wara hijau ada 5 kecamatan yaitu, Sukamulia, Montong Gading, Sambelia, Sakra Timur dan Keruak. Untuk zona kuning 8 Kecamatan, yaitu Sembalun, Pringgasela, Masbagik, Sikur, Sakra, Jerowaru, Suela dan Lenek. Sedang zona merah 6 Kecamatan yaitu Selong, Labuhan Haji, Suralaga, Terara, Pringgabaya dan Aikmel.
“Artinya, Corona di Lombok Timur masih ada kendati sudah mulai menurun jumlahnya, tapi kita tetap waspada dan menjaga imun kita biar tidak terpapar Covid-19,”tandasnya.
Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan manusia secara global. Selama pandemi ini, pemerintah memberlakukan kebijakan agar masyarakat diam di rumah. Namun situasi itu ternyata tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya begitu besar terutama pada sektor ekonomi. Melihat hal itu, pemerintah saat ini memberlakukan “New normal” yakni perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. (sop)

Share this post