22 Juni, Pengajian Mahad DQH NW Anjani Dibuka Via Daring

22 Juni, Pengajian Mahad DQH NW Anjani Dibuka Via Daring

Mataram SR – Setelah pada awal Maret lalu, Pemerintah Provinsi NTB menyetop aktivitas warga di luar rumah akibat pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia. Sejak itu pula aktivitas pengajian perguruan salafi Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits Al Majidiyah Assyafiiyah Nadlatul Wathan di Anjani diliburkan.

Setelah sekian lama diliburkan aktivitas pengajian di perguruan tinggi yang didirikan pendiri Nahdlatul Wathan, al Magfurulah Maulansayaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pengajian khas Ma’had dapat kembali diikuti via online/daring yang akan dimulai pada Senin tanggal 22 Juni 2020 pukul 07.00 Wita.

Demikian disampaikan Amid (Rektor) Ma’had Darul Quran wal Hadits al Majidiyah Assafiyah NW di Anjani, Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, pada Majlis Dakwah Hamzanwadi II melalui online, Rabu (17/06).

Lanjutnya, bagi thullab Ma’had yang jumlahnya mencapai 4000 an ini akan mengikuti pengajian pagi Ma’had sesuai dengan jadwal Masyaikh dan kitab yang akan dikaji setiap harinya seperti biasanya di masjid Mahad sebelum Covid-19 datang.

“Sesuai arahan pemerintah, kita juga di Mahad akan mengaji sementara melalui daring atau online. Oleh sebab itu, saya imbau kepada warga NW untuk berbondong-bondong juga mendaftarkan anak-anaknya belajar di Mahad,”ajaknya.

Ma’had, kata Rektor IAIH NW Lotim ini adalah anak emasnya Maulanasayaikh, sehingga para masyaikh (guru) yang mengajar di Mahad benar-benar melalui hasil seleksi ketat oleh Maulanasyakh sendiri, kemudian dilanjutkan oleh putri beliau Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid dan Hamzanwadi II sebagai penerus perjuangan Maulanasayaikh untuk menyeleksi para tuan guru yang akan mengajar di Mahad.

“Insya Allah, mudahan tahun ini thullab Ma’had baru bisa tembus 2000 orang, agar banyak calon pendakwah dan pejuang Islam,”pungkasnya. (vin)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or