Sambut New Normal, Ini Nasihat dan Harapan Bupati Loteng

Sambut New Normal, Ini Nasihat dan Harapan Bupati Loteng
Lombok Tengah SR-  Menyambut diterapkannya New Normal, di tengah pandemi  Covid-19, Bupati Lombok Tengah (Loteng) HM. Suhaili mengijinkan sejumlah tempat keramaian yang sebelumnya di tutup kini berangsur angsur mulai dibuka. Salah satunya tempat ibadah.
“Setelah pemerintah pusat mengeluarkan New Normal kendati masih di tengah Covid-19, kita di Loteng juga menerapkan hal yang sama,” katanya saat acara Silaturahmi antar Satgas Kabupaten, Kecamatan dan Desa di Kecamatan Praya Timur, Kamis (11/06).
Kendati demikian, bukan berarti lepas dari protap Covid-19, namun ada beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya. Pertama, bagi ummat muslim dibolehkan melaksanakan solat berjamaah seperti solat Jum’at. “Kita persilahkan ummat muslim untuk melaksanakan solat Jum’at, tapi tetap mengacu pada protap Covid-19,” ungkapnya.
Dijelaskan, bagi ummat muslim yang akan melaksanakan solat berjamaah seperti solat Jum’at, harus memperhatikan beberapa peringatan, diantaranya usahakan jamaah untuk membawa sajadah dari rumah, sebab sajadah yang ada di masjid, bisa saja ada penyakit, disebabkan lama dipakai.
Datang ke masjid dalam keadaan suci artinya sudah berwudu’ dari rumah, sebab jika masih dalam keadaan belum berwudu, dikhawatirkan terjadinya kerumunan menunggu giliran wudu’.
“Kalau bisa jama’ah datang ke masjid, dalam keadaan suci atau sudah berwudu’, sebab jika belum berwudu’, kita khawatirkan berkerumuan menunggu giliran,” pintanya.
Selanjutnya, mohon jamaah untuk membawa plastik sebagai tempat penaruhan sandal, artinya ketika akan naik ke masjid, plastik yang dibawa itu dijadikan tempat penaruhan sandal. Sebab dikhawatirkan, ketika solat berjamaah sudah selesai, biasanya jama’ah berebutan ambil sandal.
“Yang jelas jika mau melaksanakan solat berjamaah, silahkan ikuti protap, termasuk yang sudah saya katakan di atas,” pintanya lagi
Guna mengimbangi dan menyambut New Normal ini lanjutnya, pihaknya akan memerintahkan masing masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk turun, melakukan sosialisasi dan nanti sistemnya akan diatur.
Bagi masjid yang kurang fasilitas, itu akan diberikan fasilitas, seperti diberikan alat cuci tangan dan beberapa kebutuhan yang lain, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19.
Selain tempat ibadah, beberapa pasar yang sebelumnya juga sempat ditutup, itu akan dibuka kembali sebagai mana biasanya, namun tetap ada aturan sesuai dengan penanganan dan pencegahan Covid-19.
“Yang jelas, mari jaga kebersamaan, hilangkan bahasa pagah, ikuti seluruh aturan. Agar semua usaha kita dalam mengatasi musibah ini tercapai, dan New Normal yang sudah diprogramkan segera normal sebagai mana biasanya dan masyarakat Loteng terhindar dari musibah apapun, sehingga kita semua sehat, aman dan nyaman dalam melaksanakan segala hal,”tutupnya. (ap)

Share this post