Kapolsek Keruak  Ikut Kawal Penyaluran Bansos

Kapolsek Keruak  Ikut Kawal Penyaluran Bansos
Lombok Timur SR- Kapolsek Keruak IPDA Nurlana, ikut mengawal proses turunnya dana bantuan sosial (Bansos) di setiap desa yang ada di sekitarnya.
“Kami di sini mengajak teman-teman anggota lainnya untuk ikut serta mengawal proses turunnya bantuan pemerintah baik di Desa, Kabupaten, Provinsi maupun di Pusat dalam rangka untuk memastikan tersalurkannya atau tidak bantuan tersebut kepada masyarakat sesuai dengan data yang sudah ditentukan,” tegasnya, Senin (08/06).
Nurlana, mengajak masyarakatnya untuk tetap sama-sama membangun koordinasi, jika ada terjadi persoalan bantuan yang tidak tersalurkan di setiap desa kepada masyarakatnya.
Terkait dengan persoalan data yang ada kejanggalan misalnya ada dari beberapa masyarakat yang tidak ada mendapatkan bantuan, soal data yang doble penerimanya bisa dibicarakan baik-baik dengan beberapa perangkat desa yang ada supaya segera untuk diperbaharui kembali sesuai dengan regulasi aturan yang ada.
“Harus transparan dengan menyediakan papan nama di setiap desa supaya mesyarakat mengetahui dapat bantuan apa dan dari jenis bantuan yang mana,” tegasnya.
Lanjutnya, menyikapi terkait dengan masih ada dari sebagian masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan saat ini, tentunya diharapkan untuk bersabar. Kalau tidak mendapatkan bantuan kemarin ini, mungkin besok dibantuan yang lainnya, hanya saja perlu ada kesabaran  masyarakat untuk mengendalikan diri tidak mendatangi kantor desa secara ramai-ramai, ketika ada dari salah satu warga yang tidak mendapatkan bantuan.
“Lebih baik ditanyakan langsung kepada pihak-pihak yang dipercaya memegang dan mengetahui program dibidang itu, supaya bisa mendapatkan penjelasan yang benar,” terangnya
Sementara itu, salah seorang staf Desa Dane Rase yang nggan dimediakan namanya, mengungkapkan masih ada saja dari mereka orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan punya kepentingan memanfaatkan situasi saat ini.
“Kita keliru dikit saja diangkat, kan bisa kita bicarakan baik-baik jika ada persoalan ketimpangan ketika kita dalam mengimput data dana BLT, BST, JPS dan bantuan lainnya,” pintanya.
Kita di desa lanjutnya, dalam melakukan proses pendataan tidak semudah apa yang dibayangkan oleh masyarakat, karena di situ kita akan melakukan pengolahan data kembali, di situ juga kita melakukan pemilahan mana yang mendapatkan bantuan ini dan itu di masing-masing jenis bantuan tersebut.
“Kami sudah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. (lun)
Advertisements

Share this post

Post Comment

Or