Ketua Perhatani NW Bertemu Ketua HKTI NTB, Ini yang Dibicarakan

Ketua Perhatani NW Bertemu Ketua HKTI NTB, Ini yang Dibicarakan

Lombok Timur SR – Mensinergikan semua potensi yang ada dengan stake holder maupun pemerintah, merupakan langkah awal untuk menguatkan peran petani terlebih di tengah pandemi Covid-19, apapun alasanya petani tidak boleh berhenti ber produksi. Demikian disampaikan Ketua Pehimpunan Tani Nahdlatul Wathan (Perhatani NW) Adi Kusmawan saat bersilaturrahim ke kediaman Ketua DPP Himpinan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTB H. Rumaksi, SH. di Desa Bagik Papan Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur, Senin, (01/06).

Pada kesempatan tersebut, Adi Kusmawan menjelaskan profil singkat Perhatani NW dan program-program yang sedang dikerjakannya diantaranya program pangan sehat dan ramah lingkungan dengan menggalakan pertanian organik.

“Melalui Perhatani NW, kami mengimbau dan memberikan edukasi kepada petani tentang pertanian organik dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan bahwa Perhatani NW sejak dilantik oleh Ketua Umum PBNW Syakhuna Tuan Guru Bajang K. H. Muhammad Zainuddin Atsani beberapa waktu lalu, langsung bergerak cepat membentuk kepengurusan sampai ke tingkat desa-desa.

“Perhatani NW ini untuk mengasosiasikan seluruh petani khususnya petani Nahdlatul Wathan dengan mengedepankan konsep pertanian sehat dan ramah lingkungan yang mulai dari hulu sampai hilir,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada Ketua HKTI NTB agar bisa menjadi mitra dalam meningkatkan hasil pertanian terutama dalam hal pengembangan teknologi pertanian sehingga para petani lebih terbantu dalam meningkatkan produksi guna mewujudkan pangan sehat untuk masyarakat.

“Salah satu program Perhatani NW dari hulu yakni mendirikan industri pupuk organik, agen hayati, zpt dengan cara kemitraan bersama petani Nahdlatul Wathan sekaligus melakukan pendampingan langsung,”pungkasnya

Ketua DPP HKTI NTB H. Rumaksi mengapresiasi apa yang digagas dan dilaksanakan oleh Perhatani NW dalam mewujudkan petani yang memiliki daya saing dan memberdayakan potensi diri sendiri.

“Selaku Ketua HKTI NTB saya siap membantu Perhatani NW, ayo rumuskan apa yang harus kita sinergikan, apa yang bisa saya bantu? Ini harus segera kita rumuskan bersama HKTI juga punya program seperti ini,”ucapnya.

H Rumaksi yang juga Wakil Bupati Lotim ini, juga menegaskan bahwa pemerintah harus ambil bagian, harus menyiapkan diri atas segala kemungkinan terhadap pertanian, sebut saja jika hasil pertanian melimpah bisa saja terjadi penurunan harga.

“Di sini pemerintah harus berpihak pada para petani, harus siap menampung hasil panen petani, bagaimanapun caranya petani itu tidak boleh rugi, pemerintah harus siapkan pasar,” tandasnya.

Wabup juga berharap dengan adanya lembaga Perhatani NW ini, bisa bersama HKTI dan pemerintah memberikan edukasi kepada petani agar mendapatkan hasil yang maksimal dan tentunya pada tataran pemberdayaan petani dengan sentuhan yang nyata.

“HKTI siap bersinergi dengan Perhatani NW dalam mewujudkan pangan sehat dan ramah lingkungan,”pungkasnya. (vin)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or