Warga Beleka Butuh Penembokan Pemakaman Umum

Warga Beleka Butuh Penembokan Pemakaman Umum
Lombok Tengah SR- Program Serap Aspirasi (Reses), anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng), salah satu program yang dinantikan masyarakat. Pasalnya dalam program Reses ini, semua apa yang menjadi keinginan masyarakat disampaikan.
Salah satunya di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Loteng, dimana masyarakat setempat mengharapkan pemakaman umum yang ada di desa setempat untuk segera dirapikan atau di tembok.
“Kemarin saat reses di titik 8, yang berlokasi di desa Beleka, masyarakat banyak yang meminta agar pemakaman umum yang ada di desanya, untuk dibangunkan tembok pembatas,” terang Umar Tarip anggota DPRD Loteng Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Pujut Praya Timur Loteng,Sabtu (16/05).
Atas usulan tersebut, pihaknya selaku wakil rakyat harus mengusahakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dikatakan, pemakaman yang ada di desa Beleka, memang satu satunya pemakaman terbesar di Desa Beleka. Sehingga pihaknya menyambut baik keinginan masyarakat tersebut. Selain itu, pemakaman tersebut memang harus di renovasi, paling tidak dibuatkan pembatas berupa tembok.
Sehingga nantinya, pemakaman terbesar tersebut kelihatan lebih tertata rapi. “Saya juga sangat setuju dengan usulan masyarakat, sebab saya selaku putra Desa Beleka juga perihatin melihat kesemrawutan makam itu, makanya saya selaku wakil rakyat harus memperjuangkan agar makam umum ini bisa di tembok,” janjinya.
Selain hal diatas lanjut politisi PKB ini, dibeberapa titik lainnya para pemuda yang tergabung dalam pemuda pecinta majlis taklim dan majlis zikir, meminta agar dibuatkan baju seragam taqwa dan didatangkan tuan guru sekali seminggu. Yang memberikan ceramah atau pengajian dalam satu majlis taklim. “Saya sangat sangat tergugah dengan permintaan kelompok pemuda di salah satu titik reses, yang meminta baju seragam dan didatangkan tuan guru atau juru ceramah,” ungkapnya
Mendatangkan ahli agama di tengah era globalisasi ini, memang penting sebagai bekal mengarungi kemajuan zaman. Sehingga nantinya mereka tidak terbawa oleh kemajuan zaman ini. “Jujur saya sangat tertarik dengan usulan para pemuda itu,” cetusnya
Ditambahkan, selain hal diatas para petani juga mengharapkan beberapa titik jalan tani untuk diperbaiki. Mengingat akses tersebut sudah rusak, sehingga mengganggu aktivitas pertanian, terutama ketika mereka panen. “Jalan usaha tani, juga tidak luput dari keluhan masyarakat, dan itu juga saya akan perjuangkan,” janjinya lagi.
Sementara itu Jopi Hendriyani salah seorang tokoh muda Desa Beleka mengaku, pemagaran atau Penembokan makam umum Beleka, memang harus dilakukan. Sebab lokasi makam yang berada di pinggir jalan dan tembok pembatas di bagian timur atau muka jalan tidak ada.
Sehingga hal ini merusak pemandangan, apalagi jalur tersebut merupakan jalan kabupaten, yang dilalui banyak orang. “Kami warga desa Beleka, bersyukur jika bapak anggota dewan mengabulkan permintaan masyarakat, dalam Penembokan makam umum kami,” katanya singkat. (ap)
Advertisements

Share this post

Post Comment

Or