Insentif Nakes Penanganan Covid-19 di Lotim Cair

Insentif Nakes Penanganan Covid-19 di Lotim Cair

Lombok Timur SR – Berdasarkan surat edaran dari Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor: S-239/MK.02/2020 terkait dengan insentif bulanan dan satuan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.
Merujuk kepada Surat Edaran tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur, telah mengeluarkan surat ketetapan terkait penetapan besaran insentif bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan yang menanganani Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur, sebanyak 1.439 tenaga kesehatan dan non kesehatan yang telah mendapat insentif dari pemerintah daerah.
“Kita telah memberikan insentif pada bulan Maret dan sebentar lagi kita akan membagikan insentif bagi Nakes untuk April di bulan Mei,” kata dr. Hasby Santoso, di Selong (08/05).
Adapun tenaga medis yang mendapat insentif dari pemda bervariasi yaitu dokter mendapat insentif sebesar 7,5 juta, bidan dan perawat sebesar 3,5 juta, nakes 2 juta, dan non nakes seperti sopir ambulan dan sebagainya mendapat sebesar 1 juta rupiah. Dengan total anggaran untuk insentif dua bulan kepada para tim medis yang bersumber dari APBD murni Kabupaten Lombok Timur sebesar 9,3 miliyar.
“Tidak semua tenaga kesehatan yang mendapat insentif ini, hanya Nakes yang terkait dalam Tim Gerak Cepat melawan Covid-19. Sebanyak 1.439 Nakes yang mendapat insentif tersebut,” tandasnya.
Lanjutnya, sebanyak 1.439 Nakes yang tersebar di 35 Puskesmas di Kabupaten Lombok Timur dengan rincian  dokter sebanyak 76 orang, perawat 636 orang, bidan 352, nakes lainnya 248 orang dan non nakes 127 orang.
“Masing- masing Puskesmas megajukan para nakes yang bekerja dalam melawan Covid-19,” pungkasnya. (sop)

Share this post