Sempat Disayembarakan, Tersangka Berstatus PDP Dihadiahi Timah Panas

Sempat Disayembarakan, Tersangka Berstatus PDP Dihadiahi Timah Panas

Lombok Timur, SR – Setelah sekitar 4 hari menghirup udara luar sejak kabur dari pusat isolasi Rusunawa Labuhan Lombok kecamatan Pringgabaya, buronan kasus narkoba yang berstatus Pasien Dalam Perawatan (PDP), Abd Gani, Jumat (08/03) sekitar pukul 21.15 wita berhasil dibekuk di rumah temannya Desa Tebaban Barat Kec. Suralaga. Penangkapan itu dilakukan Timsus Gabungan Polres Lombok Timur yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Daniel P. Simangungsong SIK bersama Kasat Narkoba IPTU Hendry Chistianto, S.Sos.

Demikian disampaikan Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio SIK, saat jumpa pers Sabtu (09/05).

Lanjut Kapolres, pada saat penangkapan tersangka Gani berusaha melawan petugas, kemudian oleh petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara melumpuhkan tersangka dengan timah panas di betisnya. Selanjutnya aparat melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur untuk dilakukan Test Swab COVID 19 terhadap tersangka Gani dan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Selama pelarian, tersangka berpindah – pindah tempat antara lain di Kecamatan Aikmel, Kecamatan Suralaga dan Kecamatan Suela. Tersangka dijerat dengan  Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang No.35 Tahun 2009, tentang Narkotika,” pungkasnya.

Sebelum tertangkap dan menjadi buronan, Kapolres Lotim sempat mengumumkan akan memberikan hadiah bagi siapa saja yang berhasil menangkap tersangka narkoba Abd Gani yang melarikan diri dari tempat isolasinya.

Abdul Gani yang warga Montong Gedeng, Desa Paok Lombok, Kec. Suralaga, adalah tersangka kasus narkoba dan menjadi tahanan Polres Lombok Timur mulai tanggal 14 April 2020 sampai tanggal 03 Mei 2020.

Berdasarkan hasil Rapit Test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur Tersangka Abdul Gani Reaktif Rapit Tes Covid 19 kemudian dilakukan Pembantaran Penahanan pada tanggal 21 April 2020 dan ditempatkan di Rusunawa (HGS) Kayangan Karantina Isolasi COVID 19. Namun tersangka pada Senin tanggal 04 Mei sekitar pukul 23.00 wita Kabur dari Rusunawa (HGS) kayangan Karantina Isolasi COVID 19 dengan cara merusak ventilasi ruangan isolasi Lantai 5. Kemudian pelaku kabur menuju Pasar Labuhan Lombok, setelah sampai di Pasar Labuhan Lombok pelaku dijemput oleh rekannya An. Izha Mahendra.(red)

Share this post