Pemdes Batujai Bagikan Masker  Kepada Masyarakat

Pemdes Batujai Bagikan Masker  Kepada Masyarakat
Lombok Tengah SR-  Pemerintah Desa (Pemdes) Batujai Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah (Loteng), hari ini Kamis (7/05) membagikan 28 ribu masker bersama ke masyarakat. Pembagian masker tersebut, sebagai bentuk antisipasi dan menjaga diri dari penyebaran Covid-19.
Kepala Desa Batujai Alwan Wijaya mengatakan, hari ini terdapat 28 masker dibagikan kepada masyarakat. Dari 28 masker tersebut, masing masing 12 ribu berasal dari bantuan Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, 16 ribu berasal dari Dana Desa (DD). “Hari ini, kita bagi masker ke masyarakat sebanyak 28 ribu, artinya ada 12 ribu berasal dari bantuan Pemkab Loteng, 16 ribu berasal dari DD Desa Batujai dan ini kita bagi secara serentak,” katanya.
Dijelaskan, sebenarnya bantuan dari Pemkab Loteng jatah untuk Desa Batujai sebanyak 17. 500 , namun yang diterima sebanyak 12 ribu dan sisanya yang berjumlah 5500 menyusul. “Jatah kita dari pemkab itu sebanyak 17. 500, namun saat ini kita terima hanya 12 ribu dan dijanjikan pada pendistribusian selanjutnya akan dipenuhi kekurangannya, sebanyak 5500,” terangnya.
Atas kekurangan tersebut, itu disiasati agar tidak terjadi kisruh akibat dari kekurangan tersebut, pihaknya sudah meminta masing masing anggota satgas, perangkat desa ataupun Kepala Dusun (Kadus), diwajibkan untuk memberikan penjelasan kepada para penerima, sehingga para penerima tidak tumpang tindih bertanya.
Selanjutnya, tujuh dusun yang mendapatkan 1 masker, itu dusun yang berada pada tidak padat penduduk atau berada di tempat terpencil. Sedangkan yang mendapatkan dua masker satu orang, itu di khususkan untuk dusun yang padat penduduk dan dinilai rawan.
“Kita petakan dulu mana yang kita dahulukan memberikan masker satu orang dua masker, sambil menunggu kekurangan dari pemkab dikirim,” ujarnya.
Setelah masker ini dibagikan, pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik baiknya artinya masker tersebut harus di pakai, tidak harus di gantung di rumahnya.  “Tujuan masker ini untuk dipakai agar tidak terserang Covid-19, bukan sebaliknya seperti cerita desa lain, ada kades yang mengeluhkan masyarakat tidak menggunakan masker namun melainkan di gantung di rumah. Dan hal ini kami harapkan tidak terjadi di Desa,” harapnya.
Selanjutnya untuk diketahui, saat ini menggunakan masker masuk jantung Kabupaten atau kota Praya, harus menggunakan masker. Sebab bagi siapapun yang tidak menggunakan masker, meraka akan di razia dan di minta untuk balik atau tidak melanjutkan perjalanannya. “Penggunaan masker sehari hari, nanti satgas akan terus pantau, agar tujuan dari pembagian masker tersebut tepat sesuai pungsi dan tujuannya,” tutupnya.(ap)

Share this post