Pemkab Loteng, Gugah Hati Petani Lakukan Pembibitan di Musim Gadu

Pemkab Loteng, Gugah Hati Petani Lakukan Pembibitan di Musim Gadu

Lombok Tengah SR- Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng), mulai menggelorakan pembibitan pertanian di musim gadu atau musim kemarau.

Pencanangan penanaman di Musim Gadu ini, difokus di Desa Darmaji Kecamatan Kopang Loteng, bersama Kelompok Tani (Koptan) Bukit Ngiang desa setempat, Selasa (05/05).

Wakil Bupati Loteng HL. Pathul Bahri dalam sambutannya mengatakan, pencanangan tanam padi serentak musim gadu 2020 di kelompok tani Bukit Ngiang Desa Darmaji Kecamatan Kopang Loteng, menargetkan penanaman pada lahan seluas 24.299 hektar.

Saat ini Loteng, memiliki lahan sawah sebanyak 54.517 hektar. Seiring dengan perkembangan pembangunan yang sangat pesat, luas lahan Loteng mengalami  perubahan status penggunaan alih fungsi sehingga menjadi 50.288 hektar sebagaimana yang dirilis  berdasarkan hasil perhitungan BIG, BPS, ATR/BPN.

Meskipun terjadi alih fungsi yang cukup signifikan, tetapi upaya peningkatan produksi terus dilaksanakan oleh pemerintah daerah salah satunya adalah menanam padi menggunakan alat mesin tanam padi transplanter yang akan dicanangkan pada hari ini.

Selanjutnya pihaknya berharap agar petugas lapangan harus memiliki keterampilan dalam mengoperasikan alat dan mesin pertanian untuk menjawab persoalan langkanya tenaga kerja pertanian.

Selain itu, ia meminta agar alat mesin pertanian yang berada di unit jajaran TNI dapat dioperasikan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi para Babinsa.

Produksi gabah Loteng menurut catatan Dinas Pertanian mengalami surplus hingga 6 bulan ke depan, gabah masyarakat tersedia baik di rumah tangga maupun yang berada di lembaga agama seperti masjid masjid, langgar,  mushalla sebagai cadangan pangan yang dapat dipergunakan pada saat kekurangan pasokan.

Sementara itu kepala Dinas Pertanian Loteng Lalu Iskandar mengatakan, penanaman padi menggunakan alat transplanter memiliki keunggulan efisien waktu penanaman, jarak tanam padi teratur dan tentunya populasi tanaman perhektar bertambah jika dibandingkan dengan penanaman sistem manual yang tidak beraturan yang banyak dilakukan oleh petani.

Sampai dengan bulan April 2020 luas tambah tanam padi Loteng musim gadu kamarau I sebanyak 4361 hektar. Adapun varietas padi yang akan ditanam pada lahan kelompok tani adalah varietas mekongga yang agak tahan dari serangan hama wereng coklat serta tahan rebah. (ap)

Share this post