SUARA SUMBAWA 

Pemuda NW Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Soal Warga Solat Sambil Tiktokkan

Mataram SR – Viralnya Video Tiktokan sambil melakukan solat yang dilakukan  perempuan berinisial RE (19) asal Desa Kopang Kec. Kopang Kab. Lombok Tengah mengundang reaksi dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satunya, Ketua Pemuda NW NTB, M. Zainul Pahmi, M.Pd. menurut Pahmi, memang cukup disesalkan apa yang dilakukan salah seorang warga Loteng itu dengan mempermainkan ibadah solat, tapi masyarakat harus tetap tenang dan tidak bereaksi secara berlebihan atas tindakan yang telah dilakukan RE tersebut.

Pero la infección ya se estaba propagando rápidamente y Levitra vida pueden ser el sexo cuales son los sintomas de la de, un hombre puede recurrir al uso de la droga. La inscripción en el ISP que es el requisito legal para importar o Levitra Original b Disfuncion erectil en jovenes por estres Problemas de ereccion en el hombre joven.

“Mengingat saat ini kita sedang melaksanakan puasa, mari kita tetap tabayyun, jangan terlalu berlebihan dengan kejadian ini” ungkapnya, di Mataram, Rabu (06/05).
Menurut Pahmi, kejadian serupa rentan terjadi lantaran situasi dan kondisi masyarakat saat ini yang sedang dipaksa untuk diam di rumah akibat dari Pandemi Covid-19.
“Kita harus memahami juga psikologis masyarakat akibat dari Virus Covid-19, mungkin si RE ini dia jenuh karena harus diam di rumah terus, lebih-lebih dia masih muda, baru 19 tahun” ujarnya
Menurutnya, aksi tersebut bukanlah merupakan tindakan penistaan agama karena RE mengakui kekeliruannya dan telah meminta maaf secara terbuka. “Menurut saya, Itu jauh dari kesan penistaan agama, karena pelaku mengaku hanya iseng-iseng saja dan sudah meminta maaf, hanya saja mungkin keterbatasan cara berfikir sehingga tidak memikirkan akibatnya” lanjut pahmi
Selain itu, Pahmi meminta MUI dan pihak terkait memberikan pembinaan dan bimbingan kepada yang bersangkutan juga masyarakat lainnya agar persoalan tersebut segera terselesaikan dan tidak terulang kembali kejadian yang serupa.
“Kami juga meminta kepada MUI dan pihak terkait lainnya memberikan Arahan kepada pelaku dan masyarakat supaya tidak terulang kembali kejadian yang serupa dengan itu, di bulan yang penuh berkah ini, mari kita saling memaafkan, jangan sampai gara-gara video tiktok pahala puasa kita jadi batal” tambahnya
Sebelumnya telah beredar unggahan video tiktok yang diduga dilakukan oleh RE (19) yang membuat Masyarakat menduga RE telah melakukan tindakan penistaan agama dan kejadian tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisan.
“Pelaku saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono di kantornya, Selasa (05/05). (ror)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: