Kodim Loteng Turun Lakukan Penanaman Padi Mekongga

Kodim Loteng Turun Lakukan Penanaman Padi Mekongga
Lombok Tengah SR- Ditengah musibah pandemi  Covid-19, segala sesuatu harus disiapkan, guna menghadapi sesuatu yang tak diharapkan. Termasuk apa yang dilakukan Kodim 1620 Loteng, bersama Kelompok Tani (Koptan) Bukit Ngiang Desa Darmaji Kecamatan Kopang Loteng, melakukan penanaman padi jenis Mekongga, Selasa (05/05).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Bupati Loteng, Kepala BPTP NTB, kadis Pertanian Loteng,  Forkopimca Kopang, Kades Darmaji berserta staf, Poktan Bukit Ngiang dan anggota Koramil 1620-03/Kopang.
Komandan Kodim 1620/ Loteng Letkol CZI Prastiwanto mengatakan, dalam rangka mendukung swasembada pangan dan mengantisipasi kebutuhan logistik selama pandemi Covid-19, Kodim 1620/Loteng siap turun dan membantu pemerintah dan masyarakat, serta mendampingi para petani dalam mengusahakan lahannya untuk bercocok tanam, agar mendapatkan hasil yang lebih melimpah.
“Penanaman padi di atas lahan seluar 2,5 hektar milik warga Dusun Borok Kenoet Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Loteng, ini sebagai salah satu langkah TNI dalam mempertahankan pangan di tengah pandemi Covid-19,” katanya.
Penanaman padi varietas jenis mekongga lanjutnya, salah satu jenis varietas tinggi sehingga di harapkan nantinya, hasilnya lebih melimpah dari hasil sebelumnya.
Dikatakan, sesuai dengan instruksi pimpinan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada para petani meskipun dalam kondisi wabahCovid-19.
“Semua menjadi prioritas, tugas penanganan Covid-19 jalan, tugas pendampingan juga harus jalan maupun tugas lainnya tentunya tetap mengedepan imbauan pemerintah physical distancing dan social distancing serta menggunakan masker,” terang Prastiwanto.
Untuk saat ini, pihaknya sedang menghadapi Covid-19, namun kesiapan pangan juga harus diperhatikan sehingga adanya kesinambungan antara kebutuhan dan kesiapan logistik terutama beras.
“Kita berharap kesiapan logistik tetap terjaga dan siap didistribusiakan dan digunakan apabila sewaktu-waktu di NTB diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSPB),” tutupnya.
Sementara itu Wakil Bupati Loteng HL. Pathul Bahri dalam sambutannya mengatakan, pencanangan tanam padi serentak musim gadu 2020 di kelompok tani Bukit Ngiang Desa Darmaji Kecamatan Kopang Loteng, menargetkan penanaman pada lahan seluas 24.299 hektar.
Saat ini Loteng, memiliki lahan sawah sebanyak 54.517 hektar. Seiring dengan perkembangan pembangunan yang sangat pesat, luas lahan Loteng mengalami  perubahan status penggunaan alih fungsi sehingga menjadi 50.288 hektar sebagaimana yang dirilis  berdasarkan hasil perhitungan BIG, BPS, ATR/BPN.
Meskipun terjadi alih fungsi yang cukup signifikan, tetapi upaya peningkatan produksi terus dilaksanakan oleh pemerintah daerah salah satunya adalah menanam padi menggunakan alat mesin tanam padi transplanter yang akan dicanangkan pada hari ini.
Selanjutnya pihaknya berharap agar petugas lapangan harus memiliki keterampilan dalam mengoperasikan alat dan mesin pertanian untuk menjawab persoalan langkanya tenaga kerja pertanian.
Selain itu, ia meminta agar alat mesin pertanian yang berada di unit jajaran TNI dapat dioperasikan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi para Babinsa.
Produksi gabah Loteng menurut catatan Dinas Pertanian mengalami surplus hingga 6 bulan ke depan, gabah masyarakat tersedia baik di rumah tangga maupun yang berada di lembaga agama seperti masjid masjid, langgar,  mushalla sebagai cadangan pangan yang dapat dipergunakan pada saat kekurangan pasokan.
Sementara itu Danrem 162 Wirabakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dalam sambutannya mengaku, di tengah pandemi Covid-19 petani Loteng masih semangat melakukan penanaman maupun pemanenan dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19 seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak.
Sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat terus ditingkatkan dalam rangka meningkatkan produksi. Kedepan Danrem mengharapkan agar alat mesin pertanian yang dialokasikan di setiap Kodim maupun Koramil dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan cara peminjaman. (ap)

Share this post