TOP NEWS 

Korona Capai 268 Kasus, PSBL dan PSBD Harus Diterapkan

Mataram SR – Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 provinsi NTB HL Gita Ariadi, mengungkapkan bahwa kasus terpapar Covid-19 di NTB mencapai 268 kasus.

“Malam ini (Minggu 03/05) saja ada 18 tambahan positif Korona. Hasil ini didapat setelah dilakukan pemeriksaan di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Unram dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 131 sampel swab dengan hasil 106 sampel negatif, 7 (tujuh) sampel positif ulangan, dan 18 sampel kasus baru,”ungkapnya melalui Press Releasenya, yang diterima media ini, Minggu malam (03/05).

Lanjut Sekda, dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, 7 (tujuh) tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (Minggu 03/05/2020) sebanyak 268 orang, dengan perincian 43 orang sudah sembuh, 5 (lima) meninggal dunia, serta 250 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” jelasnya.

Dengan semakin meningkatnya kasus Korona di daerah kita ini, maka program Pembatasan Sosial Berbasis Lingkungan (PSBL) yang sudah diterapkan di Kota Mataram dan Pembatasan Sosial Berbasis Desa/Dusun (PSBD) yang sudah diterapkan di Kabupaten lainnya agar terus diintensifkan pelaksanaannya.

“Masyarakat sebagai garda terdepan perang melawan wabah ini harus kompak dan bersatu untuk disiplin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat,”tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama pemerintah bersama masyarakat menjadi faktor paling penting untuk memutus mata rantai wabah ini. Masalah Covid-19 hanya bisa dicegah dengan sikap kepatuhan dan disiplin dari kita semua.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun diair mengalir,” pungkasnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.(red)

Related posts

%d blogger menyukai ini: