Hasil Rapid Test Nakes Reaktif, PKM Kotaraja Ditutup

Hasil Rapid Test Nakes Reaktif, PKM Kotaraja Ditutup

Lombok Timur SR – Penyebaran Covid-19 akhir-akhir ini terus menunjukan trend peningkatan. Bukan saja pasien positif terpapar Korona, namun juga pasien  dalam perawatan (PDP) juga menunjukan peningkatan di Lombok Timur.

Terbaru, adanya beberapa Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskemas) Kotaraja menunjukan hasil Rapid Testnya Reaktif. Akibatnya PKM Kotaraja ditutup sementara dari pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Ya memang benar, sudah dilakukan Rapid Test bagi Nakes di Kotaraja, ada 6 orang nakes itu menunjukan reaktif, sehingga PKM Kotaraja kita tutup sementara. Namun selama ditutup akan dimanfaatkan untuk sterilisasi,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik yang dihubungi media ini via WA, Jum’at (01/05).

Lanjut Sekda, para Nakes ini langsung dilakukan isolasi di tiga lokasi yaitu RSUD Raden Soejono Selong, RSUD Labuhan Haji dan Rusunawa Labuhan Lombok. “ Kita sedang persiapkan di RSUD Lb. Haji. Kondisi sudah mulai outbreak RSUD Selong, jadi kita harus super hati-hati. Semoga Nakse kita akan baik-baik saja, karena belum tentu positif. Sebab ukuran positif itu hanya hasil swab,”ungkapnya.

Lanjut Sekda, dengan kondisi ini kami sangat berharap kepada masyarakat agar mematuhi imbauan dan aturan yang dikeluarkan pemerintah demi kemaslahatan kita bersama supaya virus Corona ini segera bebas dari daerah dan Negara kita.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda NW Lotim, Hasanah Efendi mendorong kepada Pemerintah Daerah, untuk memberikan perhatian serius bagi tenaga kesehatan kita yang berstatus PDP, karena mereka  menjadi garda dalam penanganan Covid-19 ini.

“Jika saja tenaga kesehatan kita tidak diperhatikan secara serius, akan sangat beresiko dalam penanganan wabah ini. Jadi bukan kita membeda-bedakan pasien, tapi memberikan prioritas pelayanan bagi tenaga kesehatan itu penting agar mereka cepat pulih dan kembali bekerja melayani masyarakat yang terpapar Korona,” tandasnya. (sop)

Share this post