Warning! Ketahuan Laksanakan Jum’atan, Kadus Terancam Dipecat

Warning! Ketahuan Laksanakan Jum’atan, Kadus Terancam Dipecat
Lombok Tengah SR- Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM.  Suhaili semakin gerah atas masih adanya masyarakat Loteng melaksanakan solat Jum’at berjamaah, di tengah pandemi Covid-19.
“Jika nanti tim menemukan masih ada masjid yang melakasanakan solat Jum’at berjamaah di tengah pandemi Covid-19, kadusnya kita pecat,” katanya usai melepas 63 eks gowa di eks kantor Bupati Loteng, Rabu (29/04).
Kenapa Kadus yang harus menerima hukuman lanjutnya, sebab Kadus sebagai penanggung jawab masing masing wilayah. Padahal Kadus sendiri sudah tau, kalau pelaksanaan Jum’at di tengah musibah ini untuk sementara ditutup.
“Jauh sebelumnya, saya sudah ingatkan untuk jangan melaksanakan Jum’atan di tengah pandemi virus Corona , jika masih ada yang melaksanakan, kadusnya kita pecat,” ancamnya.
Larangan melaksanakan Jum’at, ini bukan permintaan dirinya selaku pimpinan di daerah, namun ini murni perintah dari pusat dan Majlis Ulama’ Indonesia (MUI), selaku lembaga atau organisasi yang berhak mengeluarkan fatwa.
Dikatakan, Pemerintah jelas tidak mungkin mengeluarkan perintah tanpa ada dasar atau pertimbangan. Namun karena  Covid-19 ini sangat berbahaya dan bisa menular dengan cepat, sehingga pelaksanaan sholat Jum’at, untuk sementara ini di tiadakan.
“Saya berharap, yang sudah terjadi mari kita jadikan pembelajaran dan marilah kita semua sebagai pahlawan melawan virus Corona ,” pintanya. (ap)

Share this post