SUARA PENDIDIKAN 

Pantau Pendidikan Selama Pandemi, Kamad MAN I Loteng Terapkan Wajib Lapor 

Lombok Tengah SR- Setelah Pemerintah pusat menetapkan Pandemi Virus Corona Covid-19, adalah virus membahayakan. Semua aktivitas secara langsung ditutup, termasuk aktivitas pendidikan dengan cara tatap muka.
Kepala MAN I Lombok Tengah (Loteng) Lalu Syahdi mengaku, semenjak pemerintah pusat mengeluarkan instruksi, proses pendidikan secara langsung ditiadakan. Pihaknya bersama keluarga besar MAN I Loteng, sepakat melakukan pendidikan dengan cara online, memberikan tugas dengan cara PDF, serta membuat grup belajar masing-masing kelas.
“Yang jelas, tiga unsur metode pendidikan ini harus di gunakan oleh masing-masing guru mata pelajaran dan kita berikan keleluasaan sepenuh kepada mereka,” katanya di ruang kerjanya Selasa (28/04).
Selanjutnya untuk mempertanggungjawabkan hasil pembelajaran, masing masing guru mata pelajaran, setiap hari Senin pagi melaporkan hasil pembelajaran yang dilakukan selama satu Minggu. Dan hasil pembelajaran yang sudah ia lakukan, semuanya tersimpan dalam satu absensi.
Selain itu lanjutnya, pihaknya sebelumnya, sudah mengambil satu orang siswa masing masing kelas. Dimana siswa yang di ambil tersebut, adalah siswa yang ia percayai dan memiliki kemampuan memberikan informasi, terkait keabsahan dari laporan yang di serahkan atau sampaikan kepada masing-masing guru.
“Mengambil satu orang siswa di masing masing kelas, bukan berarti kami tidak percaya terhadap kinerja masing-masing guru tersebut, namun itu hanya sebatas pentaukid saja atau penguat saja,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyarankan kepada masing masing guru, untuk tidak memberikan tugas yang membuat siswa minder. Namun berikanlah tugas sewajarnya.
 “Saya juga telah meminta agar mereka (para dewan guru), untuk tidak memberikan tugas yang berat, kepada peserta didik. Sebab saat ini disamping mereka memikirkan penyebaran virus Corona Covid-19, mereka juga memikirkan tugas. Makanya saya sudah minta untuk tidak membebankan siswa dengan tugas yang memberatkan,” tutupnya. (ap)

Related posts

%d blogger menyukai ini: