Bantu Tim Medis, SemPurna IPDN Bagikan APD dan Sembako

Bantu Tim Medis, SemPurna IPDN Bagikan APD dan Sembako
Terkait mewabahnya Covid-19
Lombok Tengah SR- Selama ini, tim medis jarang tersentuh dan bahkan jarang diperhatikan, padahal tim medis memiliki jasa besar terhadap penanganan mewabahnya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Di Indonesia tidak sedikit tim medis telah menjadi korban penyebaran virus mematikan tersebut.
Tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada tim medis di Lombok Tengah (Loteng). Kamis (23/04), solidaritas Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atau sebelumnya disebut Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) menggagas perkumpulan dengan nama Aksi Semua Purna (Aksi SemPurna) Praja IPDN/STPDN NTB.
“Hari ini kami bersama seluruh alumni IPDN, telah membentuk perkumpulan dengan nama SemPurna, dari hasil iuran bersama kami telah membeli paket Alat Pelindung Diri (APD) dan itu kita bagikan kepada tim medis,” kata  Koordinator Aksi SemPurna Praja IPDN/STPDN Loteng, Lalu Faizul Ulya.
Membeli APD bagi tim medis lanjutnya, belajar dari kejadian disejumlah daerah di luar NTB, ada tim medis yang meninggal dunia di sebabkan terjangkit oleh virus. Atas dasar demikian, pihaknya bersama alumni IPDN, membagikan APD pada tim medis di Loteng. “Hari ini kami telah membagikan APD ke sejumlah Puskesmas di Loteng, termasuk di Puskesmas Mujur Kecamatan Praya Timur Loteng,” jelasnya.
Dikatakan, dalam program awal ini, pihaknya bersama alumni IPDN, telah mempersiapkan sekitar 1000 paket APD dan untuk hari ini pihaknya menargetkan 350 paket dengan sasaran Puskesmas se Loteng dan selanjutnya hal yang sama juga akan ia lakukan di seluruh Puskesmas se-NTB.
Selain untuk medis lanjut alumni praja IPDN, pihaknya juga telah mempersiapkan  1. 500 masker, sasarannya nantinya pihaknya bersama para alumni akan menyisir sejumlah pasar tradisional di NTB. “Untuk masyarakat umum berupa masker, kita sudah siapkan sebanyak 1. 500 buah, dan sebagainya sudah kita bagikan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain masker untuk umum, paket sembako yang berisikan beras, telur dan gula itu juga sudah sebar. Tentunya sembako yang sudah di sebarkan tersebut, diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Dampak pandemi Covid-19 ini khususnya masyarakat berpenghasilan rendah sangat memberatkan, makanya kita juga sudah membagikan sembako kepada mereka, dan pada aksi perdana ini kita sudah bagikan 100 paket,” paparnya.
Tidak sampai disitu, pada pembagian tahap kedua nanti, pihaknya juga berencana akan sebar sebanyak 100 paket lagi. “Pembagian paket sembako ini, kami akan terus lakukan sampai Covid-19 ini tidak mewabah lagi. Kami terus menggalang dana dari alumni,” ungkap ASN yang ngantor di Disnakertrans Loteng ini.
Senada juga disampaikan Humas Aksi SemPurna Praja IPDN/STPDN Loteng, Sukandar. Katanya, sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi masyarakat, pihaknya memberdayakan pemuda pedesaan dalam pengadaan paket sembako ini. Sebab, seperti diketahui saat ini sebagian besar para petani sudah panen. Demikian halnya dengan peternak dengan produksi telurnya. “Alhamdulillah, para pemuda juga kita libatkan untuk membantu kita walaupun dalam hal pengadaan sembakonya,” terang dia.
Pemuda asal Desa Darek ini juga menerangkan jika program Aksi SemPurna ini sebagai wujud pengabdian purna Praja IPDN/STPDN dalam upaya membantu pemerintah mencegah dan  memberantas penyebaran pandemi ini. Termasuk juga dalam upaya menanggulangi dampak sosial dan ekonominya di masyarakat. Karena namanya pandemi, tidak bisa serta merta masyarakat mengandalkan pemerintah saja. Namun juga partisipasi banyak pihak juga sangat dibutuhkan.
“Kami berangkat atas dasar rasa memiliki tanggung jawab saja makanya kami mencoba untuk ikut berkonstribusi,” tandasnya. (ap)

Share this post