SUARA OPINI 

HILANGNYA ‘MIMBAR’ DI PULAU SERIBU MASJID

Muh. Hasanain Hamid (Pegawai Kemenag Lombok Tengah) Dalam situasi-kondisi saat sekarang ini seperti dengan adanya bala’ (ujian) berupa mewabahnya Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda hampir seluruh belahan dunia tak terkecuali Indonesia tercinta yang didalamya Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya dan Sasak-Lombok khususnya yang lebih dikenal dengan pulau seribu masjid. Masjid bagi masyakat Sasak-Lombok merupakan baitullah  yang diyakini suci dan aman bagi orang yang berada di dalamnya “wa man dakhalahu kaana amina”. Masjid adalah baitullah yang memiliki “magnet”sangat besar dalam kehidupan masyarakat pulau Sasak-Lombok dan menjadi tumpuan dan harapan…

Read More
SUARA OPINI 

COVID19 DAN FOKUS PADA INOVASI UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN

Oleh :  ALWI HILIR S,Kom.M.Pd. (Instruktur Laboratorium TIK SMK IMTAQ DARURRAHIM JAKARTA. dan anggota Komunitas Sabuara,a Ndai Mbojo). Wabah coronavirus memiliki dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pendidikan, menempatkan tekanan khusus pada akademisi dan siswa mereka. Di tengah-tengah banyak ketidakpastian dan informasi yang berubah dengan cepat, kami tahu banyak pendidik bekerja untuk melakukan transisi ke lingkungan kelas virtual, menemukan cara untuk terlibat dengan siswa online dan memastikan mereka memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk melanjutkan studi mereka. Untuk mencoba dan meringankan tekanan luar biasa yang sedang terjadi di…

Read More
SUARA OPINI 

Tata Tertib Zikir/Wirid Selesai Shalat Lima Waktu dalam Tradisi Nahdlatul Wathan:  Belajar Langsung dari Maulanassyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid

Oleh: Santri Nahdhaty (H. Fahrurrozi Dahlan Asnawi. QH. Sekjend PB NW.) Tradisi wirid atau zikir atau doa dalam Nahdhatul Wathan dapat dipetakan menjadi Empat kategori: Zikir /wirid Sirr /khofi (tanpa suara) Zikir Jahar/Jaaly (Nyaring-Bersuara. Zikir Fardy: Zikir sendirian Zikir Jamaiy: Zikir berjamaah-bersama-sama. Masing-masing kategori tersebut dapat diterapkan sesuai dengan situasi dan kondisi pewirid-pengawal yang diajarkan oleh Maulanassyaikh kepada murid-murid beliau (termasuk kepada al-faqir langsung) Al-Faqier mencoba mengingatkan kembali tradisi Maulanassyaikh dalam wirid harian beliau selesai shalat lima waktu,  berikut al-Faqier mencoba mencari dalilnya dari al-Qur’an atau dari Hadis nabi dan dari…

Read More
SUARA OPINI 

EMPAT BELAS HIKMAH KEMULIAAN PUASA DALAM KAJIAN SYAIKH ALI AHMAD AL-JURJAWY DALAM KITAB HIKMATUTTASYRI’ WA FALSAFATUHU.

Oleh: H. Fahrurrozi Dahlan.QH. (Pegiat Ngaji Literasi Kitab Kuning-GB UIN Mataram) ************************** Pembaca yang budiman, Suasana Ramadhan saat ini memang berbeda dengan Ramadhan yang telah kita lalui tahun-tahun sebelumnya. Ramadhan saat ini adalah Ramadhan kontemplasi dan meditasi diri sebulan suntuk hanya berinteraksi dengan anggota hati yang menyatu dalam jiwa dan ragawi yaitu keluarga inti kita masing-masing karena ada sebab musabbabnya berupa wabah penyakit yang belum terdeteksi obatnya. Itu dia si Covid-19. Ibadah hanya di rumah saja, ber-jum’at di rumah, bertaraweh di rumah, bahkan nanti beriedul fitri di rumah, jika Corona…

Read More
SUARA OPINI 

BERAGAMA DAN KE-“PAGAH”AN INDIVIDUAL & KOMUNAL : LIMA T vs LIMA T. 

Oleh: H. Fahrurrozi Dahlan.QH. (Guru Besar UIN Mataram). Penulis memohon maaf jika sekiranya penggunaan kata “Pagah” kurang berkenan di benak pikiran para pembaca. Atau hanya menggunakan bahasa satu etnis Sasak saja,  karena subjektivitas penulisnya,  kata pagahpun hanya mewakili bahasa sebagian suku yang ada di Etnis Sasak. Tapi izinkanlah penulis untuk memulai mengkaji kata Pagah itu dalam konteks Antropologi Sasak sambil meramunya dengan perspektif-perspektif yang relevan. Dalam judul tulisan ini,  dapat dianalisa dari lima kata kunci: Pertama: Beragama, Kedua: Kepagahan Ketiga: Individual Keempat: Komunal Kelima: Lima T. Dalam antropologi Sasak,   …

Read More